Pengalaman pertama melakukan Facial. Bagaimanakah sensasinya?

Happy New Year, people!
Biarin deh meskipun telat. Yang pasti aku excited banget buat menjalani tahun 2018 ini dengan semangat baru, harapan baru dan impian yang pastinya baru juga.

ya, aku mau cerita sedikit pengalamanku di bulan pertama tahun 2018 ini. Aku mencoba Facial untuk pertama kalinya dalam hidupku di usia 20 tahun di bulan Januari 2018 (belum genap sebulan sudah menemukan pengalaman baru. Gapapa). Buat kalian yang belum mengenal Facial, aku bakalan jelasin sedikit, ya.

perbandingannya

Didapat dari berbagai sumber, Facial adalah salah satu perawatan untuk kecantikan kulit, dimana sel kulit mati, jerawat dan juga komedo di wajah kita akan dibersihkan. Hasilnya, tentu saja membuat wajahmu lebih bersinar, cerah dan pastinya mulus karena bye bye sel kulit mati, kusam dan komedo!

Facial

Aku tergiur dong dengan hasil akhirnya yang membuat wajah kita mulus itu. Hihihi. Alhasil aku memutuskan untuk mencoba melakukan facial. Ada beberapa peringatan sih ketika aku coba browsing di internet mengenai facial. Perawatan kecantikan satu ini enggak boleh dilakukan oleh sembarangan orang dan di sembarangan tempat. Kalau bisa, kamu melakukan facial di klinik kecantikan yang sudah memiliki izin praktek dan dilakukan oleh ahli yang juga bersertifikat. Bukan apa-apa, sih. Ini masalahnya kan menyangkut wajah kita. kalau terjadi apa-apa sama wajah kita, pada enggak mau kan itu terjadi?

Sayangnya, untuk melakukan facial di klinik khusus seperti itu juga harus merogoh kocek yang juga cukup mahal. Untuk kalangan mahasiswa seperti aku gini, yah mungkin terlalu mahal. Alhasil, berbekal pengalaman mama yang sudah pernah lebih dulu melakukan facial di sana serta doa supaya enggak kenapa-kenapa (hahaha) , maka aku memberanikan diri deh untuk melakukan facial di salah satu salon langganan aku. Aku sudah berkali-kali potong rambut, creambath, smoothing sampai mewarnai rambut di salon langgananku ini. Cuma untuk facial, aku belum pernah.

Oke, aku sangat bersemangat untuk mencoba facial. Pertama, aku dan mamaku (mamaku juga menemaniku facial) diminta untuk ganti baju dengan kemben panjang (salon ini khusus cewek, ya). Terus kita tiduran gitu deh. Kemudian mbak-mbak salonnya mulai membersihkan dulu wajah kita. Membersihkannya enggak cuma digosok-gosok ala kadarnya gitu, tapi juga dipijat ringan. yaa, supaya peredaran darah di wajah jadi lancar. Sejauh ini, facial masih menyenangkan buatku. Hingga akhirnya saat itu pun tiba..

Yup. Saatnya membersihkan komedo membandel di wajah. Alur pengerjaan dimulai dari dahi-hidung-dagu-pipi kanan-pipi kiri. Rasanya? Luar biasa sakit! aku sampai mbrebes (keluar air mata) saat mbaknya mencoba mengambil komedoku. Ini enggak bohong, guys. Beneran sakit. Apesnya, karena komedo di wajahku cukup banyak, maka penyiksaan ini berlangsung lebih lama daripada mama. Hiks. Mbaknya kasihan sama aku yang menangis dan memberikanku selembar tissu. Makasi, mbak.

Sekian lama menahan sakit, akhirnya selesai juga. Eits, masih ada step terakhir yaitu pemberian masker ke wajah. Maskernya adem banget! masker yang aku pakai adalah yang bentuk masker yang kalau kering terus diambil gitu, bukan dibilas. Masker peel off!

ini maskernya

Setelah serangkaian perawatan facial selesai, aku meraba wajahku. Hasilnya, halus banget dan beda kayak wajahku sebelumnya yang bergeronjal karena komedo. Namun, aku jadi kaget seketika ketika berkaca. Wajahku merah-merah kayak jerawatan! paling parah sih di sekitar hidung. Mana sakit lagi hidungku rasanya. Huhuhu. Mbak-mbaknya bilang kalau kulit kemerahan setelah facial adalah hal yang wajar dan akan hilang beberapa hari ke depan. Oke, mari kita buktikan.

Karena aku enggak pernah facial, aku coba browsing di internet, apa yang harus aku lakukan setelah facial ini. Hasilnya:
  1.  Kita enggak boleh cuci muka dengan sabun hingga beberapa jam kedepan setelah facial (kalau aku memilih enggak sabunan muka seharian hingga besoknya. Hihihi)
  2. tepuk-tepuk perlahan wajah dengan air dingin supaya pori-porinya menutup dengan cepat
  3. Jangan pakai make up dulu! (pori-pori membesar dan kulit wajah sedang bernafas. Kalau pakai make up nanti tersumbat dan bikin komedo lagi!)
  4. dilarang memegang wajah dengan tangan kotor!
Empat hal ini jadi pegangan utamaku. Hingga detik aku menulis ini, aku belum pakai make up lagi. Tapi sudah cuci muka dengan sabun, dong. enggak betah! Hihihi

wajah sehari setelah facial. Kemerahan sudah hilang

Kurasa sudah cukup panjang aku bercerita. kalau kalian menanyakan apakah aku akan melakukan facial lagi, hmm mungkin aku akan mempertimbangkannya. tapi sepertinya iya. Aku cuma belum siap aja merasakan sakit lagi (opo ae).

Karena cantik itu butuh perngorbanan. Entah rasa sakit, waktu ataupun uang. Iya, enggak?

P.S :
Oh iya, hasil facial mungkin bakalan beda antara satu orang dengan orang lainnya. Mungkin tergantung kulitnya atau prosesnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalananku Melawan TBC Kelenjar. Aku Pasti Bisa Selamat dari Penyakit Ini!

Kena Tipu Online Shop Palsu? Ini Langkah-Langkah yang Perlu Kamu Lakukan!

STNK Hilang? Asalkan Sabar, Pasti Bisa Teratasi.